UMA Kerja Sama Dengan Balai Bahasa

Universitas Medan Area (UMA) menjalin kerja sama uji kemahiran berbahasa Indonesia (UKBI) bagi dosen dan mahasiswa dengan Balai Bahasa Sumatera Utara (Sumut) belum lama ini.

Nota kesepakatan kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding  (MoU) antara Rektor UMA Prof Dr Ir Dadan Ramdan MSc MEng dengan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemenristekdikti RI Prof Dadang Sunandar, Kepala Balai Bahasa Sumut Dr Fairul Zabadi.

Rektor UMA kepada wartawan di ruang kerjanya, Kampus I UMA Jalan Kolam Medan Estate, baru-baru ini mengatakan, penandatangan naskah MoU dilaksanakan di Hotel Garuda Plaza Medan bersamaan dengan penganugerahan kepada pegiat literasi dan pegiat sastra di Sumut, pada Kamis (4/1) pekan lalu.

Turut menjalin MoU dengan Balai Bahasa Sumut tiga perguruan tingggi negeri (PTN) di Medan, yakni Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Negeri Medan (Unimed).

“Balai Bahasa memilih kerja sama dengan UMA karena civitas akademikanya aktif, sebagai penggiat bahasa Indonesia. UMA juga selalu mengirim tim debat mahasiswa dalam lomba debat yang digelar Balai Bahasa Sumut.

Tim debat mahasiswa UMA baru-baru ini meraih juara III lomba debat Bahasa Indonesia,” kata Prof Dadan didampingi Kabag Humas UMA Ir Asmah Indrawaty MP.

Kerja sama dengan balai bahasa tersebut, sangat bermanfaat bagi UMA, di antaranya akan meningkatkan kemampuan dosen dan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

“Sebagai implementasi kerja sama yang sudah ditandatangani itu, Balai Bahasa Sumut bersama UMA akan menggelar pelatihan surat-menyurat dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Selain itu, balai bahasa akan meneliti apakah papan nama (plang) yang ada di kampus I dan II UMA sudah sesuai dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar,” tambah Dadan.

Sebelumnya, usai penandatangan MoU, Kepala Balai Bahasa Sumut Fairul Zabadi mengatakan, uji kemahiran berbahasa Indonesia (UKBI) salah satunya untuk meningkatkan pembelajaran dan kompetensi dosen maupun mahasiswa.

“MoU dengan empat perguruan tinggi ini sebagai upaya untuk memperkuat komitmen antara balai bahasa dengan universitas. pelaksanaan UKBI akan dimulai segera mungkin. Kalau bisa Oktober dimulai,” katanya.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *